Dars 27
Tamrin 2: Al-Mu'tallul 'Ain (المعتل العين)
- Seperti namanya, Al-Mu'tallul 'Ain berarti fi'il yang 'ain fi'ilnya adalah huruf 'illah.
- Al-Mu'tallul 'Ain dibagi menjadi 3:
- Menggunakan huruf Wau
- Menggunakan huruf Ya'
- Menggunakan huruf Alif
- Untuk fi'il madhi, fi'il al-mu'tallu 'ain semuanya memiliki huruf alif di tempat 'ain.
- Perbedaan baru terlihat di fi'il mudhari'
Tamrin 3: Perubahan Fi'il Madhi Al-Mu'tallul 'Ain
- Jika lam fi'il-nya (huruf ketiga dari fi'il) tidak sukun, maka tidak ada perubahan pada bentuk fi'il madhi-nya.
- Jika lam fi'il-nya harus sukun, maka :
- fa' fi'il-nya (huruf pertama dari fi'il) harus berubah harakat menjadi seperti pada bentuk fi'il mudhari'nya.
- Huruf 'illah-nya dihapus karena terjadi pertemuan dua huruf sakinah.
- Kaidah ini berlaku juga untuk yang tengahnya huruf ya'. Oleh karena itu, tidak perlu diulangi nanti
- Adapun yang tengahnya huruf alif ada sedikit perbedaan.
Tamrin 6: Perubahan Fi'il Mudhari' Al-Mu'tallul 'Ain
- Fi'il mudhari al-mu'tallul 'ain tidak ada perbedaan dengan fi'il shohih kecuali ketika bersambung dengan nun niswah.
- Lam fi'il harus sukun ketika bertemu nun niswah. Oleh karena itu, huruf 'illah-nya harus dihapus.
Tamrin 9: Ketika Fi'il Al-Mu'tallu 'Ain Majzum
- Tanda asli atau 'allamah ashliyyah untuk fi'il majzum adalah sukun pada huruf terakhir (lam fi'il).
- Maka pada Al-Mu'ttallul 'Ain majzum, terjadi pertemuan dua sukun, yaitu: pada 'ain fi'il dan lam fi'il. Sehingga, dalam keadaan ini, 'ain fi'il dihapus.